Sedekah memiliki keutamaan yang luar biasa. Bukan hanya di akhirat, tetapi juga di dunia. Berikut ini 10 keutamaan sedekah berdasarkan ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits shahih.

1. Pasti Diganti dan Dibalas

Keutamaan sedekah yang pertama, ia pasti akan diganti dan dibalas oleh Allah Subhanahu wa Ta’ala. Allah akan mengganti sedekah itu segera di dunia. Dan Allah akan memberikan balasan dan ganjaran di akhirat kelak.

مَا أَنْفَقْتُمْ مِنْ شَيْءٍ فَهُوَ يُخْلِفُهُ وَهُوَ خَيْرُ الرَّازِقِينَ

“Dan barang apa saja yang kamu nafkahkan, maka Allah akan menggantinya dan Dia-lah Pemberi rezki yang sebaik-baiknya.” (QS. Saba’: 39)

2. Dilipatgandakan

Tak sekedar diganti, tak sekedar dibalas. Allah Subhanahu wa Ta’ala akan melipatgandakan balasan sedekah hingga 700 kali lipat. Sebagaimana firman-Nya:

مَثَلُ الَّذِينَ يُنْفِقُونَ أَمْوَالَهُمْ فِي سَبِيلِ اللَّهِ كَمَثَلِ حَبَّةٍ أَنْبَتَتْ سَبْعَ سَنَابِلَ فِي كُلِّ سُنْبُلَةٍ مِئَةُ حَبَّةٍ وَاللَّهُ يُضَاعِفُ لِمَنْ يَشَاءُ وَاللَّهُ وَاسِعٌ عَلِيمٌ

“Perumpamaan (nafkah yang dikeluarkan oleh) orang-orang yang menafkahkan hartanya di jalan Allah adalah serupa dengan sebutir benih yang menumbuhkan tujuh bulir, pada tiap-tiap bulir seratus biji. Allah melipat gandakan (ganjaran) bagi siapa yang Dia kehendaki. Dan Allah Maha Luas (karunia-Nya) lagi Maha Mengetahui.” (QS. Al Baqarah: 261)

3. Diberkahi Allah

Keutamaan sedekah yang ketiga, Allah akan memberkahi dan menyuburkannya. Orang yang gemar bersedekah, hartanya akan barakah. Yakni menambah kebaikannya. Menambah ketaatannya kepada Allah.

يَمْحَقُ اللَّهُ الرِّبَا وَيُرْبِي الصَّدَقَاتِ

“Allah memusnahkan riba dan menyuburkan sedekah.” (QS. Al Baqarah: 276)

4. Didoakan Malaikat

Orang yang bersedekah didoakan malaikat agar sedekahnya diganti oleh Allah. Sedangkan orang yang tidak mau bersedekah didoakan malaikat mendapat kerugian. Dan sungguh doa malaikat akan dikabulkan Allah sebab malaikat tak pernah bermaksiat kepada-Nya.

مَا مِنْ يَوْمٍ يُصْبِحُ الْعِبَادُ فِيهِ إِلاَّ مَلَكَانِ يَنْزِلاَنِ فَيَقُولُ أَحَدُهُمَا اللَّهُمَّ أَعْطِ مُنْفِقًا خَلَفًا ، وَيَقُولُ الآخَرُ اللَّهُمَّ أَعْطِ مُمْسِكًا تَلَفًا

Tidaklah ada suatu hari pun di mana hamba-hamba Allah masuk pada waktu pagi harinya, kecuali ada dua malaikat yang turun. Maka salah satu di antara mereka berdoa, “Ya Allah berikanlah ganti kepada orang-orang yang berinfak.” Dan malaikat yang lainnya berdoa, “Ya Allah berikanlah kerugian kepada orang-orang yang menahan hartanya.” (HR. Bukhari dan Muslim)

5. Memperlancar Rezeki

Orang yang gemar bersedekah, rezekinya akan dilancarkan Allah. Sebaliknya, orang yang menahan harta tanpa mau bersedekah, Allah akan menahan rezeki orang tersebut. Ini adalah keutamaan sedekah yang kelima.

لاَ تُوكِي فَيُوكى عَلَيْكِ

“Janganlah engkau menyimpan harta (tanpa mensedekahkannya). Jika tidak, maka Allah akan menahan rizki untukmu.” (HR. Bukhari)

Baca juga: Pengertian Zakat

6. Takkan Mengurangi Harta

Terkadang, orang enggan bersedekah karena khawatir hartanya berkurang. Khawatir menjadi miskin. Ini adalah matematika manusia yang tidak sama dengan matematika Allah. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam menegaskan bahwa sedekah tidak akan mengurangi harta.

مَا نَقَصَتْ صَدَقَةٌ مِنْ مَالٍ

“Sedekah tidaklah mengurangi harta.” (HR. Muslim)

Para sahabat telah menjadi saksi nyata atas kebenaran hadits ini. Umar bin Khattab radhiyallahu ‘anhu pernah menyedekahkan separuh hartanya menjelang Perang Tabuk. Bahkan Abu Bakar Ash Shiddiq radhiyallahu ‘anhu menyedekahkan seluruh hartanya. Namun keduanya tidak jatuh miskin. Justru kemudian hartanya bertambah. Bal yazdad, bal yazdad, bal yazdad.

7. Harta Sesungguhnya

Keutamaan sedekah yang ketujuh, harta yang disedekahkan akan menjadi investasi abadi. Itulah harta yang sesungguhnya. Harta yang akan dipanen di akhirat nanti.

Dari Al Harits bin Suwaid, Abdullah berkata bahwa Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

أَيُّكُمْ مَالُ وَارِثِهِ أَحَبُّ إِلَيْهِ مِنْ مَالِهِ . قَالُوا يَا رَسُولَ اللَّهِ مَا مِنَّا أَحَدٌ إِلاَّ مَالُهُ أَحَبُّ إِلَيْهِ . قَالَ فَإِنَّ مَالَهُ مَا قَدَّمَ ، وَمَالُ وَارِثِهِ مَا أَخَّرَ

“Siapakah di antara kalian yang harta warisnya lebih dicintainya daripada hartanya sendiri?” Mereka menjawab, “Ya Rasulullah, tidak ada seorang pun di antara kami melainkan hartanya lebih dicintainya.” Beliau lantas bersabda, “Sesungguhnya hartanya adalah sesuatu yang telah disedekahkan, dan harta ahli warisnya adalah sesuatu yang ditinggalkannya.” (HR. Bukhari)

8. Menjadi Naungan di Akhirat

Sedekah akan menjadi naungan pada yaumul mahsyar kelak. Di saat semua orang kepanasan karena demikian dekatnya matahari hingga banyak yang tenggelam dengan keringatnya sendiri, orang yang bersedekah akan mendapat naungan dari sedekahnya. Apalagi jika sedekahnya secara sembunyi-sembunyi.

كُلُّ امْرِئٍ فِى ظِلِّ صَدَقَتِهِ حَتَّى يُفْصَلَ بَيْنَ النَّاسِ

“Setiap orang berada di bawah naungan sedekahnya hingga diputuskan di antara manusia.” (HR. Ahmad)

9. Menyelamatkan dari Neraka

Keutamaan sedekah berikutnya, ia menjadi wasilah yang dengannya Allah menyelamatkan seorang hamba dari neraka. Rasulullah shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

اِتَّقُوْا النَّارَ وَلَوْ بِشِقِّ تَمْرَةٍ

“Berlindunglah kalian dari api neraka walaupun dengan separuh kurma.” (Muttafaq ‘Alaih)

10. Kunci Surga

Orang yang beriman kelak akan masuk surga. Amal-amal terbaik menjadi penghantar untuk segera masuk surga. Salah satunya adalah sedekah.

أَفْشُوا السَّلاَمَ وَأَطْعِمُوا الطَّعَامَ وَصِلُوا الأَرْحَامَ وَصَلُّوا بِاللَّيْلِ وَالنَّاسُ نِيَامٌ تَدْخُلُوا الْجَنَّةَ بِسَلاَمٍ

“Sebarkan salam/kedamaian, berilah makanan, sambunglah silaturahim, shalatlah di malam hari ketika orang lain sedang tidur, niscaya kalian masuk surga dengan penuh keselamatan.” (HR. Ibnu Majah dan Ahmad)

Bahkan, orang yang ahli sedekah akan dipanggil untuk masuk surga dari pintu khusus. Yakni Baab Ash Shadaqah. Pintu sedekah.

وَمَنْ كَانَ مِنْ أَهْلِ الصَّدَقَةِ دُعِىَ مِنْ بَابِ الصَّدَقَةِ

“Barangsiapa yang termasuk ahli sedekah, niscaya ia dipanggil (masuk surga) dari pintu sedekah.” (HR. Bukhari)

Demikian 10 keutamaan sedekah berdasarkan ayat-ayat Al Qur’an dan hadits-hadits shahih. Semoga Sahabat LAZ Ummul Quro semakin termotivasi untuk memperbanyak zakat, infaq dan sedekah. [LAZ Ummul Quro]